Wednesday, November 14, 2007

Dan Ketika

 

Dan ketika angin berhembus pelan

menyapa dedaunan

meluruhkan helai demi helai

tak satu jerit pilu dari pokoknya

seperti itu juga ketika waktu

tak mampu berhenti sejenak

walau  hanya untuk dengar ini jantung,

tak satu permohonan terucap

dan ketika jantung berdetak

satu pinta perih terucap

satukan aliran darah ini

di muara yang sama

Pamulang, 09.11.07 22:17

Posted by Krisdian in 02:40:38 | Permalink | No Comments »

Kelelahan kah

 

Dengusan lelah kembali tertahan

pada hitungan ke sebelas

ini memang bukan lagi sekedar lelah,

tapi kejenuhan

Laki-laki itu diam menatap lantai

terpaku pada dua pilihan

yang -mungkin- bukan pilihan

Sekali pandangan pada celah garis sinar

tapi satu pintu lain menganga,

menanti,

tak mungkin menutup

Simatupang, 02.11.07 05:54

Posted by Krisdian in 02:35:48 | Permalink | No Comments »

Menunggu “VIP”

 

Hitung lah berapa banyak jantung berdetak

di tiap menitnya

masih sama seperti dulu

hanya ritme berubah sudah

harapan yang berbeda

pada layar telepon genggam,

menunggu display unread message

bahkan special ring tone,

VIP,

It’s u


Rasuna, 02.11.07 11:26

Posted by Krisdian in 02:26:43 | Permalink | Comments (1) »