Thursday, July 12, 2007

Pada bumi berkalang langit

 

Pada angin membentang tanah

terbawa debu di tiap hembusnya

tak berharap jatuh pada petaknya

entah di belahan mana

 

pada bumi berkalang langit

kupinta sepetak tanah

untuk menyimpan satu kumpulan debu

yang terbang bersama angin

 

tanamkan

semaikan

 

hingga di suatu waktu

kupetik satu bukan lagi debu

 

 

Rasuna. 12.0707

Posted by Krisdian at 10:33:35
Comments

3 Responses to “Pada bumi berkalang langit”

  1. RA says:

    Kris sy, Apakah kamu debu? Kukira lebih dari itu. Kamu mahluk yang kusaksikan sendiri melambai hingga aku di belakangmu. Sajakmu itu sepi sekali, di bawah langit luas. Bagus, ciptakan lagi lainnya. Bagi seorang pencipta seperti kamu sudah punya modal. Yaitu derita dan tekanan-tekanan. Dengan begitu kamu bisa meledak berwujud ciptaan-ciptaan lainnya. Brp hpmu, juga alamat lengkap. Salamku 4 u

  2. RA says:

    C u. Kpn aku diundang? Trus nulis ya, RA.

  3. RA says:

    C u. Kpn aku diundang? Trus nulis ya, RA.

Leave a Reply