Tuesday, January 30, 2007

Tamat

 

pada akhirnya semua akan menjadi hari biasa

terbiasa pada debu yang beterbangan

dan asap yang mengepul liar

yang berlomba memasuki lubang udara

 

pada akhirnya semua akan menjadi hari biasa

setelah lembaran awal telah habis terbaca

tinggal hanya kata “tamat”

 

kt - 30.01.07, 07.40am

Posted by Krisdian at 05:08:22 | Permalink | No Comments »

Tiada Antara

 

pada akhirnya hari kan menutup gerbang sunyinya

menutup rapat dari kebisingan

pada akhirnya hanya ada kita di dalamnya

tidak akan ada rentang yang membentang

kt - 31.01.07 0735am

Posted by Krisdian at 05:05:53 | Permalink | No Comments »

Thursday, January 18, 2007

Siapa Kamu?

Kata ibu

aku ini anak perempuan yang cantik

yang membuat semua pria bakal tertarik

 

Kata bapak

celanaku terlihat congklang

kaosku juga kurang gombrang

 

Kata ibu

memasak itu harus

menjaga prilaku supaya halus

 

Kata bapak,

aku harus bisa main layang-layang

di lapangan atau di atas atap

 

Kata cermin

siapa kamu?

 

kt. 18.01.07

Posted by Krisdian at 08:52:48 | Permalink | Comments (1) »

Tuesday, January 16, 2007

eS eM eS

 

Morning, babe…

sender : 0813xxxxxxxx

delivery report : sent to 0812xxxxxxx, 06:45 wib

 

Morning. Where r u, hon?

replied by : 0812xxxxxxx

delivery report : sent to 0813xxxxxxxx, 06:47 wib

 

Udh di jln. Udh smp ktr?

sender : 0813xxxxxxxx

delivery report : sent to 0812xxxxxxx, 06:49 wib

 

Udh dong. Udh srpn? Mkn apa? Smlm kok ga jd sms?

replied by : 0812xxxxxxx

delivery report : sent to 0813xxxxxxxx, 06:52 wib

 

Ini sambil mkn roti. Sori, babe. Smlm ketdran. Abis bikin laporan smp jam 2, trs tdr. Lg apa? Udh sbk?

sender : 0813xxxxxxxx

delivery report : sent to 0812xxxxxxx, 06:55 wib

 

Gpp. Udh biasa. Blm.

replied by : 0812xxxxxxx

delivery report : sent to 0813xxxxxxxx, 06:59 wib

 

Ntar sore ktm ya. Aku kangen. Di tmp biasa, ya.

sender : 0813xxxxxxxx

delivery report : sent to 0812xxxxxxx, 07:02 wib

 

He eh. Aku jg. Km sbk trs.

replied by : 0812xxxxxxx

delivery report : sent to 0813xxxxxxxx, 07:04 wib

 

Smp ntar sore ya, aku jmpt. Pake baju tdr yg sxy, yg kt bl di sogo mg lalu, ya. Jgn lupa mnm pil.

sender : 0813xxxxxxxx

delivery report : sent to 0815xxxxxxx, 07:06 wib

 

Baju tdr yg mana? Pil apa, pa???

replied by : 0815xxxxxxx

delivery report : sent to 0813xxxxxxxx, 07:09 wib

 

888

 

kt-14.01.07

Posted by Krisdian at 00:03:17 | Permalink | No Comments »

Monday, January 15, 2007

Aku Harap

:keytee

desir angin pantai yang saat itu kau biarkan datang dan berlalu sisakan dingin subuh yang rebah di pelupuk mata yang tak terpejam dan  segores senyum tulus yang sama yang semalam telah memupus cahaya lampu kamar tinggal sebuah temaram yang jatuh di tirai jendela yang semalaman kau lukis dengan ujung bulu mata tentang bayangan sebuah rumah mungil ranjang serta selimut hangat dan dinding kamar tempatmu menitip kangen dekapan lengan-lengan mungil bocah kecil yang sedang lelap dalam tidur yang lembut

: aku harap sekarang aku tidak begitu rumit

 

Jakarta, Juni 06

devito

Tak selamanya engkau pergi

:devito

Aku berharap pada angin yang seperti sengaja singgah sejenak untuk sedikit memoles dingin pada pipi pucatku,

untuk sedikit menghembus pelan pada rambutku

untuk sedikit menyentuh lembut pada lenganku

 

keytee - Juni.06

Posted by Krisdian at 00:24:20 | Permalink | No Comments »

Poor Room

 

There’s no time, no end. No today, no yesterday, no tomorrow. Only forever and forever without end.

-Ivan Albright-

Posted by Krisdian at 00:23:17 | Permalink | No Comments »

Pusaran

 

 

Kini aku berada dalam suatu pusaran di mana kesedihan dan kebahagiaan tak berbatas.

Pusaran yang tak pernah berhenti pada satu titik.

 

: dan aku cuma bisa tergugu dalam diam, mengikuti alurnya

 

kt - 26.07.05

Posted by Krisdian at 00:21:03 | Permalink | No Comments »

Keinginan

 

Kerinduan setiap jiwa adalah unik. Kita mencintai orang yang berbeda, bersujud di atas sajadah yang berbeda, meratap di muka nisan yang berbeda. Namun pada ujung perjalanan adalah sama. Kita ingin bahagia dan hidup penuh makna.

kt - 21.11.05

Posted by Krisdian at 00:19:59 | Permalink | No Comments »

Kebahagiaan

 

Kebahagiaan datangnya dari keselarasan. Dan pada gilirannya keselarasan itu akan menjadi kebahagiaan itu sendiri.

kt - 14.07.07

 

 

 

 

Posted by Krisdian at 00:16:54 | Permalink | No Comments »

Obrolan di Pinggir Kali

 

Dulu, setiap kali aku ditanya apa cita-citaku, aku selalu menjawab, “Aku mau jadi orang hebat.” Sampai suatu sore di pinggir kali belakang rumah, sambil asik memancing dengan bapak, kami berbincang hangat.

“Pak, selulus SD nanti, aku mau ke SMP favorit, SMA favorit, kuliah juga di perguruan tinggi yang keren. Ya, Pak?”

“Boleh. Emang cita-citamu apa, toh, Le?”, tanya Bapak sambil membetulkan tali di alat pancing.

“Mau jadi orang hebat, Pak.”

“Orang hebat yang bagaimana?”

“Pokoknya orang hebat, supaya ga dilecehkan orang. Pak, aku juga mau ikut les bela diri di sekolah, boleh?”.

“Selama kamu belajar rajin, pasti kamu bisa jadi orang pinter. Kalo kamu jadi orang pinter, kamu ndak akan dilecehkan orang. Lha, ikut belajar bela diri itu untuk apa, Le?”

“Supaya aku bisa jaga diri. Lha aku sering diganggu temen-temenku kok.”

Pikiranku melayang ke peristiwa minggu lalu. Ketika si Jono dan teman-temannya menghadangku di jalan sepulang sekolah. Dengan badan kecil kurus begini, manalah bisa aku melawan. Sedang mereka berbadan dua kali besar badanku. Uang jajanku yang sekiranya akan aku gunakan untuk menyewa komik pada Bang Jail lenyap sudah.

Pancinganku menegang, kemudian mengendur lagi. Pasti ikan yang barusan makan umpanku terlepas lagi. Aku menarik pancingku dan memasang umpan yang baru. Pancing ku buang sejauh mungkin, berharap ikan baru akan memakan umpanku.

“Jadi begitu kamu bisa bela diri, kamu mau berkelahi gitu?” bapak menatap dalam mataku.

“Ga, pak. Cuma bela diri aja.” Jawabku segera. “Boleh, pak?” bujukku lagi.

Bapak mengambil sebatang rokok yang ditaruh di atas batu. Ditariknya nikmat batang rokok itu kemudian dilepas pelan, asap membumbung ke atas membentuk liukan. Seperti penari yang menari dengan liukan pinggulnya yang indah. “Le, kalo kamu mau ikut bela diri tapi begitu bisa kamu sudah merasa hebat, bapak ndak bisa ngijinin. Kamu tau, kalo kamu berkelahi berarti kamu menyakiti orang lain.”

“Tapi aku kan bela diri, pak” sergahku.

“Iya, tapi kamu harus ingat, bukan untuk berkelahi.”

“Beres, pak.”

“Ada satu lagi syaratnya.”

“Apa, pak?” tanyaku ingin tahu.

“Kamu harus bisa mengobati orang lain dulu sebelum kamu menyakiti orang lain karena berkelahi, meskipun itu untuk bela diri. Itu juga berguna untuk kamu sendiri.”

Aku mengangguk mantap. “Beres, pak.”

“Mulai nanti malam, bapak akan ajari kamu mengobati kamu sendiri dan orang lain.”

Kulirik bapak tengah mengangkat pancingannya. Ikan besar kiranya. Bapak tersenyum senang, aku juga.

888

kt - 14.01.07 

Posted by Krisdian at 00:11:23 | Permalink | No Comments »